Senin, 24 April 2017

PERMASALAHAN BUDAYA DI INDONESIA (TUGAS ILMU BUDAYA DASAR)

TUGAS ILMU BUDAYA DASAR

PERMASALAHAN BUDAYA DI INDONESIA


DISUSUN OLEH:
DITA RUTH NOVILIA
58416077
1IA16





 Ø  Permasalahan Budaya Di Indonesia
  Menurut saya permasalahan budaya di Indonesia pada jaman sekarang adalah:
v  Banyak anak-anak muda/anak-anak sekolah yang lebih sering menggunakan bahasa asing dalam berkomunikasi.
·         Hal ini bisa kita lihat dari status di social media mereka, banyak anak muda jaman sekarang yang lebih memilih bahasa asing sebagai caption mereka, selain itu banyak juga anak-anak kecil yang menggunakan bahasa asing dalam berkomunikasi dengan orang tua mereka.Tidak ada salah nya menggunakan bahasa asing dan memang kita dituntut untuk menguasai bahasa asing agar dapat berkomunikasi dengan bangsa lain. Tetapi bukan berarti kita menjadikan bahasa asing tersebut sebagai bahasa kita sehari-hari, karena kita sudah memiliki bahasa kita sendiri yaitu Bahasa Indonesia. Jika yang kita pakai sehari-hari adalah bahasa asing, maka bahasa Indonesia akan hilang di negara nya sendiri. Dengan menggunakan bahasa Indonesia, secara tidak langsung kita sudah melestarikan salah satu budaya kita yaitu Bahasa Indonesia. Kalau orang asing saja mau belajar dan menggunakan bahasa kita lalu alasan apa yang membuat kita tidak mau menggunakan bahasa kita sendiri?
·         Menurut saya hal ini bisa terjadi, karena:
-          Gengsi mereka dalam kemampuan berbahasa asing yang begitu tinggi. Saat ini banyak anak muda yang menggunakan bahasa asing hanya untuk dibilang keren, mereka menganggap kalau belum menggunakan bahasa asing belum keren. Padahal menggunakan bahasa sendiri jauh lebih keren menurut saya.
-          Selain itu juga disebabkan banyak orangtua muda sekarang yang sudah mengajarkan dan menggunakan bahasa asing dalam berkomunikasi dengan anak-anak mereka.
-          Banyaknya sekolah internasional yang ada di Indonesia.
Sesuai dengan namanya ‘Sekolah Internasional’ bahasa yang mereka gunakan yaitu bahasa internasional. Memang sudah sewajarnya seperti itu. Tetapi sekolah internasional tersebut berada di Indonesia, seharusnya bahasa yang digunakan adalah tetap bahasa Indonesia. Boleh saja menggunakan bahasa internasional(bahasa inggris) tetapi disaat tertentu. Karena hal ini yang dapat membuat anak-anak penerus bangsa lebih mencintai bahasa asing dibandingkan bahasa nya sendir. Seperti sekolah di Jerman,China , dan negara lainnya, yang mungkin sebagaian muridnya adalah penduduk negara lain. Di sekolah Jerman,China mereka tetap menggunakan bahasa Jerman(sekolah di jerman),China(sekolah di china)sebagai bahasa pengantar di kelas. Lalu bagaimana jika ada murid yang belum bisa menggunakan bahasa negara tersebut? Murid tersebut diberi waktu kurang lebih 1tahun, sepanjang waktu 1tahun itu murid masih boleh menggunakan bahasa inggris tetapi saat si murid sudah bisa mengunakan bahasa negara yang menjadi tempatnya menimba ilmu si murid wajib menggunakan bahasa tersebut. Jadi murid yang berasal dari negara tersebut pun berkomunikasi dengan temannya dari negara lain menggunakan bahasa nya sehari-hari.

·         Menurut pendapat saya solusi dari masalah tersebut adalah:
-          Di setiap sekolah/kampus mengadakan kegiatan cinta bahasa Indonesia, sehingga dari acara tersebut dapat menimbulkan kesadaran pentingnya menggunakan bahasa Indonesia dan menimbulkan kesadaran bahwa Bahasa Indonesia adalah salah satu warisan budaya yang perlu kita jaga,dan lestarikan
-         Orang tua muda wajib mengajarkan bahasa Indonesia sebagai bahasa sehari-hari dalam berkomunikasi dengan anak-anak,sehingga anak tersebut terbiasa menggunakan bahasa Indonesia dan mencintai bahasa Indonesia
-         Mewajibkan setiap sekolah internasional menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar, jika ada murid yang berasal dari negara lain maka murid tersebut wajib untuk mempelajari bahasa Indonesia terlebih dahulu.

Sekian pendapat dari saya, semoga kita sama-sama dapat melestarikan budaya Bangsa kita. Karena, kalau bukan kita siapa lagi yang akan melestarikannya? Jagalah budaya kita sebelum diambil dan diakui negara lain J